22 February 2010

Shibuya-kei


Shibuya-kei adalah sub-genre musik pop Jepang. Shibuya sendiri adalah sebuah distrik di pusat kota Tokyo (di film-film dengan setting Tokyo modern hampir selalu menampilkan daerah Shibuya yang terkenal dengan persimpangan jalan yang padat dan jalannya dipenuhi zebracross yang simpang siur).


Secara harfiah Shibuya-kei berarti 'Shibuya style'. Seperti yang terdapat di kebanyakan genre musik, genre/aliran musik batasnya selalu kabur. Namun ada karakteristik menarik yang dimiliki Shibuya-kei ini karena musiknya yang campur-campur. Bermula dari kunjungan konser The Beatles ke Budokan Jepang pada tahun 1966 yang kemudian membawa pengaruh pop internasional ke dalam budaya Jepang. Mungkin musik pop + rock n roll The Beatles gak besar sekali ngaruhnya, tapi dandanannya-lah yang diadaptasi orang-orang di seluruh belahan dunia (termasuk Jepang).

Dandanan pop ala mid-'60s sampai early-'70s memberi banyak pengaruh ke Shibuya-kei. Gak hanya dandanan, perabotan rumah tangga, tone warna era mid'60s juga akhirnya jadi bagian gak terpisahkan dari visual pengusung musik Shibuya-kei. Influence lain datang dari Twiggy, Twiggy si supermodel super kerempeng berambut pendek itu seakan-akan jadi inspirasi dan role model di scene Shibuya-kei. Pengaruh Inggris lain di scene Shibuya-kei adalah James Bond beserta scoringnya (ilustrasi musik di film).

1 comment:

Nur Wahid Budiono (Bandenk Metaphor) said...

Wahahah aku baru baca tulisanmu yang ini.
Informatif dan edukatif! terima kasih telah turut menyelamatkan budaya jepang di Indonesia dari J-rock invasi. Hhehehe