4 September 2010

Tilt-Shifting

Taukah kalian serial Thunderbirds? Thunderbirds adalah acara berseri taun '60an asal Inggris yang menceritakan tentang rescue team canggih. Daya tarik serial ini adalah di setting boneka-nya. Setiap tokohnya adalah boneka dan settingnya adalah miniatur kecil2 termasuk pula peralatankeselamatan dan kendaraan2nya. Saya suka sekali Thunderbirds ini. Dan krn Thunderbirds pula saya jadi menggemari mainan simulasi seperti Sim City, Roller Coaster Tycoon dan game2 semacamnya.



Rasanya asyik kalo main game simulasi krn semuanya terlihat begitu kecil kayak mainan sedangkan kita seolah2 jadi Tuhan yang bisa menyaksikan segalanya, mengilmiahkan bencana lewat berbagai tools di game itu, wow! Tapi bukan itu poinnya. Saya menikmati mengamati miniatur dan semacamnya hingga di tahun 2006 saya melihat videoklipnya Harrowdown Hill-nya Thom Yorke.

Seperti layaknya videoklip Radiohead dan side project para personelnya, Harrowdown Hill bisa disebut sebagai video art. Dan itu bukanlah hal yg umum kecuali beberapa scene yang menyita perhatian saya, scene yang diproduksi dg teknik khusus yang oleh pembuatnya disebut Smallgantic. Teknik ini membuat tampilan full scale menjadi terlihat seperti miniatur, dan Harrowdown Hill adalah video pertama di dunia yang menggunakan teknik tersebut (dibuat oleh Chel White via studionya, Bent Image Lab)

Smalgantic sendiri adalah implementasi teknik tilt-shifting pada dunia motion. Sebelumnya cuma ada tilt-shifting yang sudah populer di dunia fotografi. Prinsip dari teknik ini sebetulnya sangat sederhana dan bisa kamu coba2 sendiri di rumah pake software pengolah foto biasa seperti Adobe Photoshop. Coba kita amati gambar2 berikut ini:

Tilt shift - Keith Loutit.Tilt shift - Keith Loutit.Tilt shift - Keith Loutit.Tilt shift - Keith Loutit.Tilt shift - Keith Loutit.

Diatas itu semua adalah foto full scale (foto sungguhan dalam skala sebenarnya, bukan miniatur). Tapi dia keliatan seperti mainan, kenapa? Karena fokus pada foto ini diedit sedemikian rupa sehingga seolah2 mata kita ini adalah mata raksasa yg melihat objek kecil. Blurring pada bagian2 tertentu adalah kunci dari proses editnya. Blurring dilakukan pada zona2 dengan kedalaman tertentu sesuai tangkapan kamera pada objek miniatur: Bagian yg terlau dekat + jauh dengan lensa akan kabur. Sederhana bukan? Syarat penggunaan teknik ini (hendaknya) birdview angle dan gambar yg wide landscape.

Sedangkan Smallgantic (implementasi tilt-shift pada motion/film bergerak) agak rumit dilakukan karena tidak mungkin cuma pake filter blur saja. Proses pengolahan gambar dilakukan per beberapa frame menyesuaikan gerakan dan tingkat kedalaman objek di frame tersebut. Berikut ini saya share ke kamu2 ya contoh2 video yg 100% menerapkan teknik smallgantic. Semuanya adalah karya dari Keith Loutit, visual artist yang memfokuskan karyanya di dunia per-tilt-shift-an, hahaha. Silakan menikmati:







Saya share pke preview yg gede ya biar dapet gambaran dikit gimana hasilnya, hehe. Dan diatas tadi saya share Bathtub V. Bathtub adalah masterpiece dari Keith yang berupa serial, bisa kamu lihat serinya yang lain via TouTube. Thx for reading, enjoy your day :)

4 comments:

koncoplek said...

Wah menarik sekali.. btw ini ada tool yg cukup mnarik jg kyknya. http://tiltshiftmaker.com/ Aku blm nyoba sih. Hehe.

Ayos Purwoaji said...

wah metode tilt-shift ini memang lagi rame akhir-akhir ini mas, banyak banget video di Vimeo yang pake cara ini. Trus punya mas mana? hehehe

Radit said...

@Koncoplek: Makasi share2nya.

@Aklam: Ane ms blm nyoba tilt-shift video ini padahal mustinya klo dicoba di Indonesia yg kotanya hiruk pikuk begini pst seru ya, hahaha.

Klo yg tilt shift foto ada, mungkin dlm waktu dekat ane publish di blog ini juga hehehe.

oktavianbagus said...

apik iki oom...

tp harus dr sudut pandang atas yo?
berarti kudu menek2..