22 November 2011

Pescetarian

Pescetarian.

Hampir dua bulan sudah saya tidak mengonsumsi daging hewan darat (sapi, ayam, kambing, dsb). Saya hanya mengonsumsi karbohidrat standar (nasi, ubi, kentang, roti), lalu buah2an, dan aneka seafood. Ternyata ada istilah khusus untuk menyebut orang yang mempraktekkan hal ini yaitu pescetarian.

Sebetulnya ga ada tujuan khusus selain merasa ga aman ketika hasil cek darah menyatakan bahwa asam urat saya mendekati bahaya (nilai saya 6,8 sedangkan 7 sudah termasuk level asam urat berbahaya). Ga ada hubungannya juga dengan harus makan seafood karena udang dan kepiting pun mengandung kolesterol tinggi tapi memang lebih aman dari asam urat. Jadi waktu itu saya akhirnya mengurangi konsumsi hewan darat goreng dan menggantinya dengan makan ikan2an saja (ikan laut maupun ikan air tawar). Selain itu juga hindari terlalu banyak makan sayuran hijau, terutama kangkung, karena asam uratnya terlalu tinggi.

Lama kelamaan saya jadi keseringan menghindari makan hewan darat, yasudah, sekalian aja ga usah makan hewan darat sama sekali. Tapi saya masih mengonsumi produk turunan hewan darat terutama telur dan susu. Sekarang menu sarapan saya ga pernah berubah: nasi + telur + susu, selalu itu saja, murah meriah. Semakin murah lagi karena sejak bulan puasa kemaren saya sendirian di rumah dan jadinya keterusan makan cuma pas pagi dan sore (saat buka puasa). Makan 2x sehari itu berlanjut hingga saat ini tapi menu sore hari lebih variasi, bisa ada ikan, tahu, tempe ato apapun yang ga ada daging hewan daratnya.

Saya ga tau gimana detilnya secara medis tapi saya ga merasa badan makin lemah tuh, malahan sekarang saya kemana2 harus jalan kaki ato naik speda pancal (saya tinggal di pulau kecil di deket Lombok), belum pernah sakit juga yang macam2. Jadi menurut saya kombinasi makan 2x sehari dan menjadi seorang pescetarian ga ada salahnya dicoba, hemat biaya pula, kurang apalagi coba?

Kalopun mau sok bermoral, ya jumlah aneka sayuran +buah + hewan laut di bumi ini jelas jauh lebih banyak daripada hewan darat yang dipaksa untuk jadi banyak dan bahkan disuntik agar gemuk! Yang sok agamis juga bisa saja beralasan pemotongan hewan ternak saat ini makin susah dipantau jadi kita ga ngerti halal ato ga (bagi yang muslim), kosher ato ga (bagi Yahudi). Juga bisa dihindari mengonsumsi daging + susu sekaligus yang bisa saja masih berasal dari hewan yang sama dimana itu dianggap non-kosher. Sedangkan bagi yang suka ikut tren juga bisa makan sushi, saya sendiri ga suka makan makanan mentah karena menurut saya itu menjijikkan.Yang suka bumbu2 berat macam masakan Arab + India juga biasanya tersedia olahan ikan yang dibuat kare, ato yang agak kecut kayak tom yum juga banyak dimana2.

Pescetarian.

Bagi yang mau coba monggo dicoba, dijamin menyenangkan, masih bisa makan enak juga kok. Gerai fastfood juga udah banyak paket non-daging hewan darat: pizza seafood, burger ikan, dan masih banyak lagi. Kalo untuk makan 2x sehari memang bagi yang ga kebiasa pasti laper, tapi bagi yang mau coba yang penting bukan berapa kali-nya, tapi teraturnya. kalo sarapan jam 7an ya jam segitu terus, makan sore jam 6an ya jam segitu terus, jangan berubah2. Mudah.

Selamat mencoba :)

No comments: