20 December 2011

Past Masters: Volume One

Bukan, bukan album kompilasi Beatles, Past Masters ini saya buat untuk mengenang 2 musisi yang (sebetulnya) paling ngefek dalam diri saya sampai saat ini. Ga kayak perkiraan temen2 yang menyangka saya ini anak Britpop-lah, classic rock-lah ato apa, saya ini anak pop tulen! Saya mulai rutin mendengarkan musik sejak sekitar taun 1992 (masih SD) dengan musik2 dari Madonna, Celine Dion, New Kids On The Block (kesukaan Kakak perempuan saya), duo lipsync Milli Vanilli (kesukaan Papa saya), dan yang paling utama adalah Mariah Carey serta Michael Jackson.

Wajar kalo saya suka Mariah Carey soalnya waktu itu ya doski yang paling laku dan sering muncul di layar kaca. Vokalnya gila2an, lagunya enak2, masih muda (walopun tidak cantik) dan dadanya masih asli! Keluarga kami punya kasetnya yang album Music Box, bagi saya Music Box lagunya enak semua.

Mariah Carey - Music Box

Mungkin Music Box adalah album musik paling mellow yang saya suka (walopun ada 2/3 lagu yang mid hingga up-tempo), banyak ballad di dalemnya, ballad yang betul2 ballad dengan tema cinta, aransemen yang soft khas Walter Afanasieff (co-writer sekaligus producer pop yang ngetop waktu itu). Kaset Music Box ini sering sekali diputer di rumah maupun di mobil dalam perjalanan Surabaya-Malang pulang pergi, jadilah saya hafal tracklist-nya hingga detik ini (karena kaset pula saya lebih suka mendengarkan lagu berurutan sesuai tracklist daripada satu2 secara acak).

Buat saya, signature Musix Box disebabkan dua hal: Yang pertama tentunya kombinasi ballad + vokal yang lembut dari Carey itu sendiri, yang kedua polesan dari Afanasieff dengan keyboard/synthesizer-nya + background vokal ala gospel yang entah kenapa membuat mendengarkan album ini jadi kayak mendengarkan musik di ruangan luas macam aula. Formula begini masih berlanjut di dua album Carey berikutnya, Daydream (terutama di lagu Forever + Underneath The Stars) lalu di album Butterfly (terutama di lagu Butterfly, lagu Carey favorit saya).

Keintiman Music Box terasa dari tema yang ada disitu: kerinduan, kebersamaan, bahkan ketidakberdayaan tanpa kehadiran sosok yang disayangi. Sudah jelas, dua lagu yang paling terkenal dari Music Box adalah Hero + Without You, tapi malah dua lagu itu yang menurut saya paling biasa. Favorit saya adalah Music Box, Never Forget You, Just To Hold You Once Again dan yang paling saya suka, Anytime You Need A Friend. Mendengarkan album ini membawa ingatan saya ke masa ketika saya masih kecil, berkumpul + ber-rekreasi bersama keluarga dan bahkan membuat saya ingat bau parfum Papa saya, ingat pengharum mobil yang biasa dipasang dan ingat rute jalan mana saja yang dilalui waktu itu (terutama rute Surabaya ke Malang + Surabaya ke Semarang).


Music Box begitu menancap di isi kepala saya yang paling dalam, membuat saya lebih suka musik keyboard daripada gitar (termasuk musik progresif rock-pun saya lebih suka yang keyboard oriented), membuat saya suka setiap kali ada part multilayered vokal dalam sebuah lagu dan yang paling penting adalah membuat saya suka menyanyi walopun dalam kamar saja, hahaha. Sejak saat itu pula saya menggemari Mariah Carey tapi cuma sampai tahun 1997-1998 saja, setelah itu Carey jadi vulgar dan musiknya jadi generic, tak lagi menarik.

Musik Carey lebih lighthearted, lebih cerah + variatif di Daydream (1995). Di Butterfly (1997) mulai masuk elemen black music, mulai pakai image sexy tapi masih classy. Rainbows (1999) dari cover albumnya saja sudah murahan, lagunya jelek (kalo kata orang Jawa, akeh tunggale/banyak yang serupa) dan semakin ancur ketika masuk era 2000an. Katanya sih degradasi kualitas ini gara2 konflik berkepanjangan dengan Tommy Mottola (bos Sony Music yang sekaligus suami Carey dulu) yang berdampak pada bubarnya kolaborasinya dengan Afanasieff (yang pada saat itu mungkin selevel dengan Babyface). Afanasieff sendiri sedang laris "dipinjam" Celine Dion, Kenny G, Michael Bolton dan sempet juga menulis lagu If You Go Away untuk NKOTB.

Dibawah ini dua lagu Carey yang paling saya suka (dan kayaknya juga paling susah dinyanyikan), Forever + Butterfly. Oke sampai jumpa.



No comments: