1 October 2012

Sputnik

 

4 Oktober 55 tahun yang lalu (1957) adalah hari yang bersejarah bagi umat manusia, setidaknya menurut saya. Karena untuk pertama kalinya manusia berhasil meluncurkan satelit buatan dan berhasil pula memutari bumi.

Sputnik I adalah satelit bersejarah itu. Secara bahasa, Sputnik berasal dari bahasa Slavonic kuno, "pootnik" (путник), yang jika diterjemahkan dalam bahasa Inggris berarti "traveller". Ada pula "spootnik" (cпутник) yang berarti "fellow traveller". Nama yang cocok dipakai sebagai nama satelit pertama memang.

Mungkin bincang2 tentang Sputnik cukup sampai disitu saja, sisanya silakan googling sendiri, soalnya postingan ini sebetulnya adalah tentang mixtape yang saya buat dan saya juduli Sputnik. Kenapa Sputnik? Ada beberapa hal yang membuat saya memilih Sputnik untuk dijadikan judul dan timing postingan yang bertepatan dengan 55 tahun peluncuran Sputnik itu sendiri, antara lain:
1. Karena dari dulu saya suka luar angkasa
2. Karena dulu Uni Sovyet lebih canggih daripada USA 
3. Karena Sputnik adalah kata yang mempunyai arti bagus
3. Karena Sputnik adalah pemicu kelahiran Space Age sebelum kemudian digantikan oleh Information Age sampai 21 Desember 2012 (lalu dilanjutkan dengan Spiritual/New Age :p)
4. Karena Space Age tak cuma urusan science dan teknologi tapi juga merembet ke politik - Space Race (antara Uni Sovyet dan USA), fashion, desain produk, arsitektur, buku - musik - film fiksi ilmiah (dan juga film kartun macam The Jetsons), dan banyak hal lainnya.


Walaupun judulnya dan konteksnya adalah luar angkasa, tapi songlist di mixtape ini diatur agar menceritakan sebuah kisah cinta (ceileee...). Yup, liku2 cinta geek airportman (astronaut) yang terobsesi luar angkasa dan jatuh hati pada seorang wanita. Obsesinya pada luar angkasa agak berlebih sehingga sang pujaan hati jadi gundah karena merasa diduakan... oh *menitikkan air mata*... Airportman juga jadi ragu namun keduanya akhirnya... (bagi yang bisa menyimpulkan lirik di track 13 silakan mengambil kesimpulan apakah kisah cinta si Airportman berakhir manis ataukah pahit). Untuk detailnya bisa ikuti lirik lagu secara kronologis.

Karena bercerita tentang cinta jadi jangan harap ada lagu space rock, post rock ataupun shoegazing disini! Bisa dibilang mayoritas lagu di dalam mixtape ini cenderung symphonic. Selain untuk menyesuaikan dengan timing/zaman dulu tapi juga karena dulu musisi mengasosiasikan luar angkasa dengan karya musik klasik dan modern-klasikal. Simak saja orchestra suite The Planets karya Gustav Holst, Lux Aeterna karya György Ligeti, Astromusic karya Marcello Giombini, karya2 Jean Michel Jarre yang terasa kosmik, karya2 Juan García Esquivel dan karya2 John Barry di akhir 60an sampai pertengahan 70an. Bahkan Stanley Kubrick mengambil On The Beautiful Blue Danube karya Johann Strauss II dan Also Sprach Zarathustra karya Richard Strauss sebagai main theme dari 2001: A Space Odyssey.

Di dekade 70an barulah tema luar angkasa dan sci-fi mulai diterjemahkan dalam musik elektronik. Hal ini sedikit-banyak dipengaruhi oleh kelahiran alat musik elektronik macam moog synthesizer dan VCS synthesizer dengan aneka oscillatornya. Instrumen elektronik tersebut akhirnya lebih populer ketika digunakan untuk menemani film2 dengan tema adventure dan explorasi (Exotica), bahkan horror.

Martin Denny adalah salah satu tokoh yang mempopulerkan penggunaan moog synthesizer dalam dunia soundtrack film. Di Indonesia, saya rasa lagu Sans Titre dari White Shoes And The Couples Company mengambil inspirasi dari musik Lounge dan Exotica era awal 70an seperti yang pernah dilakukan Martin Denny dahulu kala.

Ada pula Wendy Carlos yang bisa dibilang salah satu orang penting juga dalam dunia per-moog-an. Doski adalah salah satu orang pertama yang sukses mengombinasikan musik klasik dengan elektronik via moog synthesizers. Wendy memang mengenal langsung Robert Moog (penemu moog synthesizer) dan merupakan salah satu pembeli pertama moog synthesizer dari tangan Robert Moog sendiri. Karya-karya Wendy Carlos banyak dijumpai sebagai scoring film antara lain A Clockwork Orange dan juga Tron.

Back to topic: Bisa dibilang mixtape ini adalah tribute untuk Space Age secara umum. Artwork yang terpampang di booklet juga merupakan kompilasi dari beberapa foto atau gambar yang saya anggap merepresentasikan zaman itu. Cover depan saya ambil dari poster Sputnik buatan Uni Sovyet, cover belakang adalah screenshot surat kabar The New York Times tanggal 5 Oktober 1957 (1 hari setelah peluncuran Sputnik I) yang memasang headline tentang kesuksesan Uni Sovyet dalam mengorbitkan Sputnik I.

Juga terdapat foto Yuri Gagarin (manusia pertama yang ke luar angkasa) pada booklet mixtape ini, however Yuri Gagarin tak berkorelasi dengan Sputnik I melainkan dengan Vostok I. Kapsul Vostok I ini begitu populer dan diadaptasi oleh Akira Toriyama (pengarang komik Dragon Ball) sebagai Attack Ball (alat transportasi individual koloni Freeza). Kapsul bulat ini juga yang akhirnya menginspirasi desainer produk untuk membuat barang2 minimalis membulat seperti di bawah ini:


Ah, daripada saya bacot panjang lebar mending silakan download langsung mixtape Sputnik ini. Tak lupa saya ucapkan selamat ulang tahun yang ke-55 untuk peluncuran Sputnik.

Selamat menikmati!

No comments: