23 March 2013

Khalifa Gagal

Beberapa tahun terakhir kita merayakan Earth Hour dengan mematikan lampu selama 1 jam mulai 8.30pm sampe 9.30pm. Saya pernah sekali berada di ibukota Jakarta di rentang waktu itu di tahun 2011. Waktu itu saya lagi nonton konser The Whitest Boy Alive dan MGMT, panitia sempat mematikan lampu beberapa menit aja, tapi ya sudah gitu doang.

Menurut saya sebetulnya ga ada hubungannya antara mematikan lampu/listrik dengan istilah "Earth Hour", yang kita pikirin listrik kok, bukan bumi. Saya ga terlalu tau kondisi spesifik bumi tapi yang jelas sudah gak sehat, setidaknya secara mood. Jujur aja bumi ini sudah kebanyakan penduduk, sudah ga kuat meladeni manusia. Gandhi pernah berkata "Earth provides enough to satisfy every man's need, but not every man's greed". Kalimat yang makin lama makin relevan.

Yang lagi marak di daerah Jawa Timur misalnya: Pembantaian hiu untuk diambil siripnya. Pusat bisnis ini diketahui di daerah Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur. Karena saya malas menjelaskan jadi saya singkat: Hiu bukanlah predator manusia, tapi sebaliknya. Dalam kasus itu sekawanan manusia lebih buas daripada sekawanan hiu. Dan lebih buas serta brutal pula pada hewan yang lain, pada tanaman bahkan pada benda tak bernyawa. 

Judul postingan ini adalah "Khalifa Gagal", soalnya menurut sejarah kitab2 agama samawi manusia diturunkan ke bumi adalah untuk menebus dosa dan untuk menjadi khalifa. "Khalifa" berasal dari bahasa Arab yang artinya "penerus" atau juga "perwakilan". Waktu itu khalifa pertama adalah Adam, sedangkan kata "Adam/Adamah" dalam bahasa Ibrani punya beberapa makna antara lain "pria" dan "tanah" atau "bumi".

Ah, saya jadi malas nerusin postingan ini. Ini saya share aja beberapa postingan yang berhubungan dengan topik bumi. Coba bandingkan dengan penjelasan soal makna "Khalifa" dan juga "Adam" diatas, silakan dibaca:

Sekarang, mari kita nonton Wall E

No comments: