4 October 2013

Sky Ancestors

Penciptaan Adam + Eve di taman Eden adalah salah satu mitos mengenai leluhur yang paling populer di muka bumi. Dari aneka mitos leluhur yang ada banyak diantaranya yang memang menceritakan bahwa para leluhur berasal dari langit, surga atau lebih sederhana lagi; dari atas. Beberapa mitos yang lain menceritakan bahwa dewa2 datang dari langit atau dari atas membantu manusia dalam menghadapi tantangan2 peradaban; kira2 seperti intro film Star Trek Into Darkness dimana kru pesawat USS Enterprise menyelamatkan penduduk planet Nibiru dari ledakan gunung berapi, para penduduk lalu menggambar pesawat USS Enterprise di pasir dan menganggapnya sebagai dewa penyelamat.

Gayomart
Berdasarkan mitologi Zoroastrianism manusia pertama diciptakan tepat di bagian tengah permukaan bumi (middle-earth) dan diibuat dari lumpur. Sosok ini digambarkan tidak sebagai pria maupun wanita. Setelah dia mati jasadnya menghasilkan segala bentuk kehidupan yang kita kenal sekarang; tanaman, hewan dan sepasang manusia pertama yang berbeda kelamin.

Kaisar Jimmu
Menurut legenda beliau dipercaya sebagai kaisar pertama Jepang. Konon kaisar Jimmu bernama asli Kamuyamato Iwarebiko dan adalah generasi ke-sekian dari dewi matahari Amaterasu.

Serer
Mitos ini dipercaya oleh masyarakat asli yang tinggal di daerah Senegal, Gambia dan Mauritania (keduanya adalah negara di sebelah barat Afrika). Dikisahkan Roog (dewa pencipta) menciptakan sepasang manusia pertama dimulai dari Yaab (wanita pertama) dan Yop (pria pertama). Keduanya diciptakan dan hidup di surga sebelum kemudian turun ke bumi menggunakan bahtera. Yaab sampai ke bumi terlebih dahulu karena dia diciptakan pertama kali lalu Yop menyusul tak lama kemudian. Lalu mereka berkembang biak dan membangun peradaban di bumi.

Mannus
Mannus adalah anak dari sosok manusia-setengah dewa bernama Tuisto. Mannus dipercaya sebagai sepenuhnya manusia dan adalah leluhur dari bangsa German. Di beberapa versi Hindu India adapula sosok bernama Manu yang merupakan keturunan ke-sekian dari Brahma (sang pencipta). Manu dikisahkan sebagai seorang raja yang menggunakan perahu raksasa untuk menyelamatkan ras manusia dari banjir besar setelah mendapat peringatan dari Matsya (avatar pertama Vishnu di muka bumi yang berbentuk setengah manusia-setengah ikan). Perahu raksasa yang dibangun Manu berisi antara lain keluarganya, aneka biji tanaman dan buah2an serta beragam hewan. Kata "man" adalah turunan dari dari kata "mannus" dan masih berkaitan dengan kata "manu".

Kisah ini mirip dengan kisah Utnapishtim dan Ziusudra, dua karakter legendaris di mitologi Sumeria yang diperintahkan oleh dewa Enki untuk membuat perahu untuk diisi semua manusia, hewan dan tanaman yang bisa diselamatkan karena akan ada banjir besar. Mitos yang sama juga terdapat di Yunani dimana Prometheus mengabarkan pada Deucalion bahwa Zeus yang murka akan menurunkan banjir besar. Prometheus menyarankan agar Deucalion membangun sebuah bahtera untuk menyelamatkan dirinya sendiri dan juga istrinya yang bernama Pyrrha. Bahtera ini akhirnya tersangkut di puncak gunung Parnassus setelah terombang-ambing dalam banjir selama sembilan malam.

Sumeria
Mitologi Sumeria menyatakan bahwa tiga Anunnaki (dewa) utama; Anu (dewa langit), Enki (dewa lautdan/air), Enlil (dewa angin) menciptakan manusia pertama dari tanah liat yang nantinya menjadi penduduk asli Sumeria (salah satu manusia buatan yang terkenal di mitos Sumeria ini bernama Enkidu). Lebih lengkapnya bisa dibaca disini. Setelah manusia2 sudah semakin advance para Anunnaki yang dipimpin oleh Marduk memutuskan untuk membagi tugas; 300 tetap di bumi untuk membantu dan mengawasi manusia dan 300 sisanya kembali ke langit.

Mesir
Hermopolis, Heliopolis, Memphis dan Thebes adalah empat kota nyata yang menurut mitos dibangun oleh empat pasang dewa; Naunet dan Nu (dewa-dewi air), Amunet dan Amun (dewa-dewi angin/udara), Kauket dan Kuk (dewa-dewi kegelapan), serta Hauhet dan Huh (dewa-dewi keabadian). Kisah penciptaan empat kota ini sangat surreal tapi lokasinya ada di bumi sungguhan.

Fallen angels
Saya cukup sering membahas tentang cerita fallen angels karena di dalamnya terdapat banyak hikmah dan ilmu esoterik (termasuk gnosticism, gematria, astrologi, mistik dan science). Di dalam Book Of Enoch (kitab Yahudi) disebutkan bahwa ada sekitar 200 fallen angels yang turun dari surga ke bumi untuk berbaur dengan manusia (bahkan ada yang menikah dengan manusia wanita) dan mengajarkan "pengetahuan" yang sebelumnya tidak terpikirkan oleh nalar manusia pada saat itu. Beberapa diantaranya yang terkenal adalah:
Araqiel: mengajarkan geologi dan geomanci dan aplikasinya
Armaros: mengajarkan ilmu tenung
Azazel: mengajarkan cara membuat peralatan perang seperti pedang dan tameng
Baragel: mengajarkan astrologi dan astronomi dan aplikasinya
Cambriel: mengajarkan meteorologi dan aplikasinya
Suriel: mengajarkan tentang ilmu2 mengenai bulan
Shamsiel dan Daniel: mengajarkan tentang ilmu2 mengenai matahari

Toraja
Suku Toraja yang mendiami bagian selatan pulau Sulawesi percaya bahwa leluhur mereka turun dari surga menggunakan tangga. Tangga ini kemudian digunakan oleh suku Toraja sebagai medium untuk berhubungan dengan Puang Matua (dewa pencipta). Cerita yang mirip dengan isi Genesis 28: 10 - 19, alkisah Jacob (Yakub) bermimpi tentang sebuah tangga yang turun dari langit ke bumi dimana para malaikat naik dan turun melalui tangga tersebut. Dari ujung tangga yang menempel ke langit muncul suara Allah yang menerangkan bahwa manusia harus menyebar ke seluruh penjuru bumi dan berketurunan.

Sky ancestors
Holy mountains
Selain seringkali dikisahkan berasal dari "langit" para dewa juga memang adalah "penghuni" langit. Di dalam mitologi Jawa kita mengenal kahyangan, negeri di awan tempat bersemayamnya para hyang . Di mitologi Cina ada gunung Kun-Lun, di mitologi Yunani ada gunung Olympus, di mitologi Hindu ada Mahameru yang tingginya 84000 yojan (sekitar 1 juta km), kesemuanya adalah gunung yang katanya adalah tempat tinggal para dewa. Gunung adalah pilihan utama bagi makam para raja zaman dulu, lokasi persembahan dan tempat ibadah, serta tempat bertapa dengan asumsi bahwa gunung adalah tempat yang sunyi dan dekat dengan Yang Maha Kuasa.

Versi yang lebih esoterik ada di mitologi Tibet yaitu Shambala; tempat tinggal jiwa2 yang murni non-material dan di Kabbalah ada Yetzirah (level para malaikat yang masih beririsan dengan dunia material), Beri'ah (level para malaikat superior -yang sama sekali tidak beririsan dengan dunia material), Atzilah (level Allah). Sebagaimana sudah dikemukakan di atas, level2 ini dikupas tuntas dalam Kabbalah -termasuk korelasinya dengan surga dan neraka, beragam "nama" Allah dan kaitannya dengan nama dan fungsi malaikat, astrologi,  ruang dan waktu, dan masih banyak lagi.

No comments: